menu melayang

Selasa, 22 September 2026

Latih Guru Kepulauan Sumenep Koding dan AI, Kemendikdasmen & Yale Communication Sukses Dongkrak Kemampuan Digital Pengajar

 


Jakarta September 2026 — Langkah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI menggandeng lembaga pelatihan Yale Communication dalam membekali guru-guru di daerah terpencil mulai membuah hasil. Pelatihan koding dan kecerdasan artifisial (AI) yang digelar untuk para guru di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, terbukti efektif meningkatkan kemampuan digital serta kualitas mengajar mereka di kelas.

Efektivitas program ini terungkap dalam penelitian terbaru yang dilakukan oleh Ferianto dari Universitas Nasional. Penelitian ini melibatkan 207 guru dari 199 sekolah (SD, SMP, SMA, dan SMK) yang tersebar dari wilayah daratan hingga pulau-pulau terluar Sumenep, seperti Kangean, Sapeken, Masalembu, hingga Raas.

Guru Lebih Pede Mengajar Pakai Teknologi

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan koding dan AI membuat para guru jauh lebih mahir menggunakan teknologi. Materi yang praktis serta pendampingan instruktur menjadi kunci utama meningkatnya rasa percaya diri para pengajar.

Tak berhenti di teori, para guru yang telah lulus pelatihan langsung menerapkan ilmu barunya di sekolah. Mereka kini lebih aktif membuat media pembelajaran interaktif, memanfaatkan alat berbasis AI untuk menyusun materi, hingga menggelar ujian atau penilaian secara digital.

Secara statistik, peningkatan kemampuan digital guru ini menjadi jembatan utama yang mendorong terciptanya suasana belajar berbasis teknologi di kelas-kelas kepulauan.




Sinyal Internet dan Waktu Praktik Jadi Catatan

Meski sebagian besar guru memberikan respons yang sangat positif, riset ini juga menangkap beberapa kendala di lapangan:

  • Waktu Praktik Kurang: Para peserta berharap durasi pelatihan dan waktu pengerjaan proyek koding/AI bisa ditambah agar pemahaman mereka lebih mendalam.
  • Tantangan Sinyal di Kepulauan: Kondisi internet yang belum merata di wilayah pulau menuntut adanya pendampingan pascapelatihan yang lebih fleksibel dan adaptif.

Langkah Selanjutnya

Untuk menjaga keberlanjutan program ini, riset tersebut menyarankan beberapa langkah penting:

  1. Kurikulum Nasional & Etika AI: Kemendikdasmen diharapkan dapat menyusun panduan pelatihan koding dan AI secara nasional, lengkap dengan aturan etika pengunaan AI di sekolah serta bantuan khusus untuk wilayah terpencil.
  2. Pendampingan Rutin: Lembaga pelatihan seperti Yale Communication disarankan membuka klinik konsultasi berkala agar guru tetap terdampingi saat mempraktikkan ilmunya.
  3. Komunitas Guru: Sekolah didorong menciptakan kelompok belajar antarguru (peer-coaching) agar mereka bisa saling berbagi trik mengajar dengan teknologi.


Jurnal Penelitian : https://drive.google.com/file/d/1zwcGgf-xgZKbG8tObacX_hB2_Qlmuv89/view?usp=sharing

 

Blog Post

Related Post

Back to Top

Cari Artikel

Label