Jakarta September 2026 — Langkah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI menggandeng lembaga pelatihan Yale Communication dalam membekali guru-guru di daerah terpencil mulai membuah hasil. Pelatihan koding dan kecerdasan artifisial (AI) yang digelar untuk para guru di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, terbukti efektif meningkatkan kemampuan digital serta kualitas mengajar mereka di kelas.
Efektivitas program ini terungkap dalam penelitian terbaru yang dilakukan
oleh Ferianto dari Universitas Nasional. Penelitian ini melibatkan 207 guru
dari 199 sekolah (SD, SMP, SMA, dan SMK) yang tersebar dari wilayah daratan
hingga pulau-pulau terluar Sumenep, seperti Kangean, Sapeken, Masalembu, hingga
Raas.
Guru Lebih Pede Mengajar
Pakai Teknologi
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan koding dan AI membuat para guru
jauh lebih mahir menggunakan teknologi. Materi yang praktis serta pendampingan
instruktur menjadi kunci utama meningkatnya rasa percaya diri para pengajar.
Tak berhenti di teori, para guru yang telah lulus pelatihan langsung
menerapkan ilmu barunya di sekolah. Mereka kini lebih aktif membuat media
pembelajaran interaktif, memanfaatkan alat berbasis AI untuk menyusun materi,
hingga menggelar ujian atau penilaian secara digital.
Secara statistik, peningkatan kemampuan digital guru ini menjadi jembatan
utama yang mendorong terciptanya suasana belajar berbasis teknologi di
kelas-kelas kepulauan.
Sinyal Internet dan Waktu
Praktik Jadi Catatan
Meski sebagian besar guru memberikan respons yang sangat positif, riset
ini juga menangkap beberapa kendala di lapangan:
- Waktu Praktik
Kurang: Para peserta berharap durasi pelatihan dan waktu pengerjaan proyek
koding/AI bisa ditambah agar pemahaman mereka lebih mendalam.
- Tantangan
Sinyal di Kepulauan: Kondisi internet yang belum merata di wilayah pulau
menuntut adanya pendampingan pascapelatihan yang lebih fleksibel dan
adaptif.
Langkah Selanjutnya
Untuk menjaga keberlanjutan program ini, riset tersebut menyarankan
beberapa langkah penting:
- Kurikulum
Nasional & Etika AI: Kemendikdasmen diharapkan dapat menyusun panduan
pelatihan koding dan AI secara nasional, lengkap dengan aturan etika
pengunaan AI di sekolah serta bantuan khusus untuk wilayah terpencil.
- Pendampingan
Rutin: Lembaga pelatihan seperti Yale Communication disarankan membuka
klinik konsultasi berkala agar guru tetap terdampingi saat mempraktikkan
ilmunya.
- Komunitas Guru: Sekolah didorong menciptakan kelompok belajar antarguru (peer-coaching) agar mereka bisa saling berbagi trik mengajar dengan teknologi.

